20130621

Kantor Bupati Bogor Dikepung Buruh



Bogor,  Jumat, 21 Juni 2013 | 12:07 WIB
Ribuan buruh dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, demonstrasi di depan kantor Bupati Bogor, H Rachmat Yasin, Jumat (21/6/2013).
Dalam aksi, para buruh menuntut Bupati Bogor menaikkan upah serta menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

"Kami menolak kenaikan BBM dan menuntut upah buruh dinaikkan," ujar koordinator aksi, Ananto Prasetyo.

Aksi ini mendapat pengawasan dari ratusan petugas keamanan gabungan Polres Bogor dan Brimob Polda Jabar.

Tampak, mobil water canon juga disiagakan di pintu masuk kantor Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Asep Saprudin yang memimpin pengamanan di lapangan, meminta para buruh melakukan demonstrasi secara damai.

"Dari kabupaten buruh akan melanjutkan aksinya di Kota Bogor," ujar Kapolres.
Buruh yang demonstrasi tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Mereka juga menutup jalur lambat Jalan Tegar Beriman, depan pintu masuk kantor Pemerintah Kabupaten Bogor. (Sumber: WartaKota.TribunNews.com)


20120427

SINGKONG GORONTALO MENEMBUS PASAR EROPA


Direktur Pt. Cavron Global Indonesia
Kami insan LPM telah melakukan kerja sama dengan Pt. Cavron Global di manado Sulawesi Utara- perusahan/Pabrik  Briqett dengan bahan baku arang tempurung dan tepung Singkong, demikian Frans YMK melaporkan dari Gorontalo.

Selanjutnya Briket tersebut di Export ke Eropa,sebagai langkah awal Mr.Soren Israelsen Pedersen Pimpinan Pt. Cavron Global Indonesia meminta pihak LPM Gorontalo mensuplay tepung Singkong
sejumlah 15 Ton setiap bulan dan akan di tingkatkan dalam jumlah yg lebih besar.

20120412

Edi -75 tahun, Veteran Perang Timor Timur dengan 5-istri dan 22 anak, semua RUKUN!

Pria kelahiran Bandung 22 Februari 1938 ini mengaku, selamat dan tetap hidup sehat setelah melewati beberapa tugas Negara; menumpas DI/TII, Permesta, dan RMS - serta 3kali tugas di Timor-Timur, karena tak pernah mengganggu Wanita, dan tak pernah mencuri Harta Ghanimah!


Tubuhnya jangkung, penampilan fisiknya masih gagah, lelaki yang hoby olahraga bulutangkis serta volley-ball ini, kini-ditahun 2012 , masih bekerja sebagai SATPAM disebuah toko meubel dan di sebuah Bank terkenal.

 
Mengaku tak pernah kecanduan minuman keras, tapi EDI pernah memenangkan pertandingan “kuat-kuatan” menenggak alkhohol- antar batalyon tentara, saat bertugas di Jakarta.
Edi & Kukuh di Sekretariat LPM Bogor April 2012
Di tahun 1962, Edi terpilih masuk jajaran Elite Militer- CAKRABIRAWA, sebagai Pengawal Presiden Soekarno di Jakarta. 


Namun, ketika konflik Indonesia-Malaysia- memanas di awal tahun 1960-an itu, Edi ditugaskan menyusup sebagai Mata-2 ke Malaysia.


Ketika regunya terjebak oleh tentara diraja Malaysia, Edi memilih maju untuk ditangkap, dan menyuruh teman-teman tentara lainnya mundur mengatur strategi. 

 
Edi memilih ditangkap, karena yakin bisa melarikan diri dari Penjara Malaysia, dan demi menyelamatkan teman-teman tentara lainnya, yang dalam hitungan Edi, belum tentu bisa lolos- jika dijebloskan ke penjaranya Tengku Abdul Rahman, Perdana Menteri Malaysia ketika itu.

Buah dari keberaniannya itu, Edi ditangkap dan disiksa di Bui Malaysia, semua kuku jari kakinya dicabut oleh tentara Malaysia. Saat menunjukkan bukti kekejaman tentara diraja Malaysia, dengan membuka kaos kakinya, nampak tiga jari kakinya juga putus. 

Tapi, cacat yang belakangan itu, terjadi setelah tugas di Timor Timur. 

Bekas anak buah Yogi S Memet- Gubernur Jabar, dan Jendral Surjadi Sudirja-Mendagri, ini, memiliki hoby lainya, yakni; MANCING! Setiap ada waktu luang, pas ada kesempatan lomba mancing yang ada hadiahnya, EDI berusaha mendaftar dan mengikutinya.

Edi menunjukkan kuku kakinya yg dicabuti ttr  malaysia
Ketika berkunjung ke kantor LPM Kabupaten Bogor, awal April 2012, Edi tertarik melihat prestasi orang-orang yang usianya diatas 70 tahun, sampai diatas 100 tahun, namun masih sehat, kuat, bahagia dan kaya! Harusnya tambah masih Ganteng dan Masih Cantik!
Kebetulan catatan orang-orang PANJANG UMUR Sehat dan Kaya, dari seluruh dunia-  itu sudah banyak yang di arsipkan oleh LPM Kabupaten Bogor, lengkap dengan Film dan resep-2 rahasianya!

Edi berjanji untuk mulai lagi memperbaiki gaya hidup dan pola makan, agar bisa lebih berprestasi dalam dunia kesehatan, olahraga, dan melestarikan sejarah nilai2 kebaikan hidup - untuk anak cucu, Bangsa dan Negara.(nks/12/04/2012)

20120302

Buggy Car , Mobil Esemka dari Bandung


 Tak mau ketinggalan tren mobil nasional, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 8 Bandung mengumumkan telah membuat lima mobil rakitan sendiri. Berbeda dengan SMK di Surakarta, pelajar Bandung ini membuat buggy car. Komponen lokal mobil pantai dan off-road itu mencapai 75 persen.

Karya pelajar sekolah di Jalan Solontongan, Bandung, itu kini dilirik pejabat daerah setelah mobil Esemka di Surakarta naik daun. “Rencananya Pak Wali Kota atau Wakilnya mau datang ke sekolah melihat proses pembuatannya,” kata Kepala SMKN 8 Bandung Dedi Indrayana kepada Tempo, Kamis, 5 Januari 2012.

Mobil yang dinamai buggy car ABCD alias Anak Bandung Cinta Damai itu berkapasitas 1.500 cc dengan empat silinder dan punya lima jenis kecepatan. Mesin yang cukup besar itu berasal dari mesin bekas mobil Toyota Vios. Sekolah mengimpornya dari Singapura seharga Rp 18 juta per unit. “Di sini dapat mesinnya susah karena mobilnya masih banyak dipakai,” kata Dedi.

Lebar mobil tanpa kaca ini sekitar 1,5 meter dengan panjang 3,5 meter. Hasil modifikasi sekolah mengubah mesin dari penggerak roda depan menjadi penggerak roda belakang. Menurut Dedi, barang impor pada mobil itu hanya mesin. Selebihnya memakai bahan lokal yang dirakit sendiri oleh siswa. “Kalau mesin sekitar 25 persen dari mobil, 75 persennya komponen lokal,” kata dia.

Gagasan pembuatan buggy car berasal dari para guru, alumnus, kepala sekolah, serta orang tua siswa pada 2009. Rangka mobil purwarupanya sempat memakai pipa bekas. Proses awal makan waktu agak lama, sehingga mobil baru jadi setelah enam bulan bulan. Itu karena mencari pola dan desain mobil yang cocok dan sesuai dengan standar. “Sengaja tidak membuat mobil umum agar karya siswa tidak menabrak regulasi (mobil) yang ada,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasi mengatakan sekolah-sekolah menengah kejuruan di Jawa Barat sudah sanggup merakit berbagai kendaraan. Selain buggy car, SMKN 3 di Kabupaten Kuningan juga telah berhasil membuat purwarupa angkutan kota dan telah bekerja sama untuk pemakaiannya dengan koperasi angkutan kota setempat. Adapun SMKN 12 Bandung sanggup merakit pesawat J430 buatan Australia.

Soal kemungkinan tumbuhnya industri angkutan dari sekolah-sekoleh kejuruan di Indonesia, kata Wahyudin, diperkirakan bakal sulit. Selain perlu ratusan insinyur untuk sebuah industri, regulasi yang berlaku juga menjadi ganjalan berat. Ia berharap industri kendaraan darat dan udara itu dibuka oleh perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara.

Sumber daya dan kemampuannya, ujar Wahyudin, bisa berasal dari lulusan SMK yang kini telah banyak dilamar industri otomotif dalam negeri. “Sekarang jangan bilang karya anak SMK itu nggak layak, tapi harus dibantu,” katanya. Sumber: www.tempo.co